Layanan Catering Aqiqah Jogja Terbaik yang direkomendasikan warga DIY

Jumat, 01 Desember 2017

Kapankah Waktu Yang Tepat Melaksanakan Aqiqah?

Mengetahui waktu pelaksanaan aqiqah bagi orang tua sangat dianjurkan. Jangan sampai jika orang tua berasal dari kalangan yang mampu secara finansial tidak mengetahui waktu untuk melaksanakan aqiqah, atau bahkan lupa dan tidak melaksanakannya.

Sebab bagi orang tua yang berasa dari kalangan yang mampu secara ekonomi, hukum aqiqah adalah wajib, bukan lagi sunnah. Oleh sebab itu, penting bagi orang tua untuk mengetahui waktu pelaksanaan aqiqah.

Dalil Mengenai Waktu Pelaksanaan Aqiqah 

Dalil  yang berbicara mengenai waktu pelaksanaan aqiqah adalah :

كُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّيكُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تَذْ بَحُ عَنْهُ  يَوْمَسَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّى
 “Setiap anak yang lahir tergadai dengan aqiqahnya yang disembelih pada hari ketujuh, dan pada hari itu diberilah ia nama dan digunduli rambutnya.”(Hadits Sahih Riwayat Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah, Baihaqi dan Hakim)

. وَزَنَتْ فَاطِمَةُ بِنْتُ رَسُولِ اللَّهِ شَعَرَ حَسَنٍ وَحُسَيْنٍ، فَتَصَدَّقَتْ بِزِنَتِهِ فِضَّةً
Aisyah RA berkata, “Rasulullah SAW pernah beraqiqah untuk Hasan dan Husein pada hari ketujuh…”(Hadits Riwayat Ibnu Hibban, Hakim dan Baihaqi)

Kelahiran seorang anak bagi sebuah keluarga tentunya akan menambah kebahagiaan dan kerukunan rumah tangga. Maka dari itu penting bagi sebuah keluarga untuk mengetahui hal ini.
Sebagaimana kedua hadits yang telah dijelaskan di atas, maka waktu untuk melaksanakan aqiqah adalah pada hari ketujuh dari kelahiran si anak, berdasarkan hadits Samurah bin Jundab dan Sayyidina Aisyah yang telah dituliskan di atas.

Adapun selain di hari ketujuh, hewan aqiqah juga bisa disembelih pada hari keempat belas, atau pada hari keduapuluh satu, atau pada minggu-minggu berikutnya.

Khusus bagi ayah bunda yang sedang mempersiapkan aqiqah untuk buah hatinya, sekarang ini tidak perlu repot lagi karena sudah tersedia paket layanan aqiqah Al-kautsar yang komplit dan sangat membantu bagi para orang tua.

Lalu, bagaimana dengan anak yang sudah terlanjur dewasa namun belum pernah di-aqiqahi oleh orang tuanya?. Kemudian setelah beranjak dewasa si anak berkeinginan untuk melaksanakan aqiqahnya. 

Berikut ini beberapa sumber pemaparan ijma’ ulama mengenai hukum aqiqah bagi anak yang sudah dewasa. Dinukil dari kitab Al Muntaqa min Fatawa Al Fawzan, (5/84 Asy Syamil). Syeikh Al Fauzan Hafizhahullah berkata:

“Apabila orangtua melaksanakan aqiqah, maka sungguh ia telah meninggalkan sunnahnya. Dan apabila orangtua belum mengaqiqahi anaknya kemudian sang anak mengaqiqahi dirinya sendiri, maka hal itu tidaklah mengapa, sepenglihatan saya, wallahu a’lam.”

Kemudian berdasarkan dalil menurut Ibnu Qayyim Al Jauziyyah dalam kitab Tuhfat Al Mawdud Bi Ahkam Al Mawlud, (hal. 80 Asy Syamela). Ia berkata:

الفصل التاسع عشر : حكم من لم يعق عنه أبواه هل يعق عن نفسه إذا بلغ ، قال الخلال : باب ما يستحب لمن لم يعق عنه صغيرا أن يعق عن نفسه كبيرا ، ثم ذكر من مسائل إسماعيل بن سعيد الشالنجي قال : سألت أحمد عن الرجل يخبره والده أنه لم يعق عنه ، هل يعق عن نفسه ؟ قال : ذلك على الأب .

 “Barang siapa yang belum diaqiqahi atasnya oleh kedua orantunya, apakah ia mengaqiqahi dirinya jika sudah baligh, berkatalah Al Khallal:
“Bab Anjuran bagi siapa yang belum diaqiqahi atasnya semasa kecil, maka ia  boleh mengaqiqahi atas dirinya sendiri ketika dewasa. Kemudian ia menyebutkan pertanyan-pertanyaan Isma’il bin Sa’id Asy Syalinji, ia berkata:
“Aku pernah bertanya kepada Imam Ahmad tentang seorang anak yang orangtuanya memberitahukkannya kepadanya bahwa ia belum diaqiqahi, apakah boleh untuk mengaqiqahkan dirinya sendiri? Beliau menjawab: “(Aqiqah) itu kewajiban bapak.


Nah, jadi apabila anak tetap ingin melaksanakan aqiqahnya ketika sudah dewasa tidaklah masalah. Acara aqiqah pun tidak harus dilaksanakan dengan besar-besaran, ataupun membutuhkan persiapan yang ribet. Karena kemudahan paket catering aqiqah Al-kautsar akan sangat membantu mewujudkannya. Baik untuk kalangan sendiri ataupun bisa disalurkan pada tempat-tempat yang membutuhkan, seperti yayasan yatim piatu dan sejenisnya. 

Semoga bermanfaat.. :)

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Kapankah Waktu Yang Tepat Melaksanakan Aqiqah?

Lokasi Al-Kautsar Jogja